Portal Iklan Gratis

Portal Iklan Gratis
Tempatnya Juragan Kumpul

Senin, 04 November 2013

Sekolah sambil bisnis

 


Siapa yang melarang sekolah sambil menjalankan bisnis ? 

Banyak hal positif dari usaha atau bisnis yang dijalankan selepas kegiatan sekolah. Saat ini jadual belajar sekolah sering kali membuat pelajar dan mahasiswa jemu sehingga cenderung mencoba kegiatan yang menjurus kearah pemborosan waktu atau kegiatan negatif. Apalagi saat ini masyarakat sedang digiring ke arah masyarakat konsumtif dengan mementingkan gaya hidup yang tinggi.



Selepas sekolah, bagi pelajar Sekolah Menengah, dapat mengisi waktu dengan melakukan menjalankan usaha sampingan. Sebelum menjalankan usaha, sebaiknya mengikuti kursus atau pendidikan singkat yang diperlukan dalam memperdalam pengetahuan dasar sebelum menjalankan usaha. Lebih ideal lagi jika melakukan magang di sebuah usaha yang serupa dengan yang kita inginkan. Namun, seringkali konsep magang tidak seperti yang kita bayangkan. Magang saat ini hanya seperti karyawan junior dengan gaji kecil dan pekerjaan ringan dengan tanpa pengetahuan yang cukup. 

Untuk yag masih menjalankan perkuliahan tentunya lebih fleksibel dalam mencari waktu senggang, karena memang rentang waktu kuliah dimulai dari jam 7 pagi hingga am 9 malam. Pengambilan SKS akan menempatkan jadual yang sesuai dengan keinginan kita agar tidak terjadi tabrakan jadual antar SKS yang kita ambil.



Nah, jika kita sudah memiliki konsep dan tahap pembelajaran singkat. Itulah waktunya untuk menentukan kapan kita akan mandiri. Banyak anak sekolah yang sudah menjadi penjahit profesional dengan menjual pakaian hasil jahitannya di beberapa distro dan butik, ada juga beberapa mahasiswa yang ikut nimbrung di minggu pagi untuk menjual motor hasil modifikasinya ke bursa otomotif.



Jadi, bukan sekedar berdagang. Tapi menjadi pengusaha yang beranjak dari nol dengan konsep mandiri dan dijalankan dengan serius. Ada juga siswa sekolah yang membuat game online dan disukai oleh banyak sekali gamer. 

Usaha sampingan dimulai dengan konsep sederhana, seperti mahasiswa yang menjual singkong goreng disore hari dekat dengan taman kampus dan ini telah mempunyai banyak sekali cabang di beberapa kota dengan omset milyaran.



Setelah konsep bisnis berjalan dan terus berkembang, perlu dijelaskan bahwa kita harus tetap selesaikan sekolah. Karena sekolah itu bukan mengenai gelar, tetapi pemahaman kita tentang tanggungjawab terhadap orang tua dan suatu saat nanti kita pasti akan menjadi orang tua. Tanggung jawab itu lebih berharga daripada materi yang berlimpah. 




SUPPORTED BY : 



http://www.nusapalapa.com






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

banner google ads 300X250